Makassar, 09 Februrari 2024. Beberapa program studi teknik industri di Makassar pada hari Jumat 09 Februari 2024 berkumpul dan berdiskusi bersama untuk kemanjuan program studi industri. Diskusi yang dipandu oleh Ir. Ahmad Fadhil. ST. MT. IPM menghadirkan Dekan Fakultas Teknik UIM DR. Ir. Saripuddin. M. ST. MT, Dekan FTI UII Prof. Hari Purnomo. MT., Kaprodi Teknik Industri UII Ir. Winda Nurcahyo. Ph.D. IPM, dan beberapa prodi. Teknik Industri lainnya seperti dari Nobel, UIM dan UMI.
Dalam pengantarnya Ahmad Fadhil menjelaskan bahwa Teknik Industri saat ini butuh perbaikan kurikulum sehingga kolaborasi disetiap prodi. Industri bisa terwujud dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Kaprodi Teknik Industri UII Ir. Winda Nur Cahyo. ST. MT. Ph. D. IPM menyambut dengan baik kolaborasi antar program studi teknik industri, jadi TI yang sudah maju sehatusnya bisa menggendeng TI yang berkembang dan menggendong TI yang baru, sehingga kolaborasi kita bisa maju bersama sebagai wujud dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik lagi.
Dekan FT UIM juga memberikan sambutan, bahwa apa yang kita lakukan silaturahim ini sebagai awal dari membangun kolaborasi antara sesama program studi teknik industri, terutama menghadapi akreditasi program studi khususnya teknik industri. Salah satu kompetensi utamanya adalah kurikulum sebagai core utama dalam pendidikan kita, kurikulum yang baik tentu akan berdampak kualitasnya kepada mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut peserta yang hadir bersepakat untuk bersama-sama mendeklarasikam Forum Komunikasi Teknik Industri perguruan tinggi swasta sebagai wadah kolaboratif dengan tujuan utamanya yaitu Menggandeng Prodi TI yang sudah berkembang dan Menggendong Prodi. TI yang baru.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FTI UII Prof. Hari Purnomo menyampaikan bahwa kedepan sistem akreditasi kita begitu kompleks sehingga memang harus dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar sesama prodi. TI terutama dalam hal mutu, dan tentunya kurikulum. Kurikulum TI kita tidak perlu lagi mengadopsi kurikulum luar negeri khusus TI, kita bisa membangun atau membuat kurikulum berdasarkan kompetensi masing-masing Prodi, karena kompetensi yang beragam itu maka diperlukan kolaboratif. Ujar guru besar bidang ergonomi.
Sebelum mengakhiri diskusi, para peserta bersepakat untuk mendaulat Prof. Ir. Hari Purnomo. MT. IPU. Asean. Eng sebagai ketua Forum Komunikasi Teknik Industri Indonesia.
