Makassar, 26 Februari 2024 – Sebuah langkah maju dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia telah diambil melalui kegiatan seminar hasil Kosabangsa yang digelar di Hotel The Rinra Makassar. Acara yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 27 Februari 2024 ini merupakan upaya kolaborasi tim pelaksana yang terdiri dari para ahli dan praktisi di berbagai bidang.
Tim pelaksana yang dipimpin oleh Dr. Ir. Saripuddin M, S.T., M.T., Ir. A. Abd. Rahman Syafar, M.P., dan Isymiarni Syarif, S.Kep., Ns., M.Kes. telah berhasil menyelenggarakan seminar ini dengan dukungan penuh dari Dr. Moh. Wijaya M, S.Si., M.Si., Rachmawaty, S.Si., M.P., Ph.D., dan Abdul Malik, S.T., M.Si., Ph.D.
Dengan judul “Pemanfaatan Produk Pengawet Alami Berbasis Zero Waste untuk Ketahanan Pangan di Desa Samangki Kecamatan Simbang Kabupaten Maros,” seminar ini menyoroti pentingnya memanfaatkan produk pengawet alami sebagai solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Desa Samangki, yang berada di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, menjadi pusat perhatian dalam seminar ini. Melalui pendekatan berbasis Zero Waste, para ahli dan praktisi berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cara memanfaatkan produk pengawet alami secara efektif dan ramah lingkungan.
Para peserta seminar, yang terdiri dari akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan terkait, aktif terlibat dalam diskusi dan pertukaran ide untuk mencari solusi yang inovatif dan berkelanjutan dalam menjaga ketahanan pangan di desa-desa.
“Dengan memanfaatkan produk pengawet alami secara tepat, kita tidak hanya dapat meningkatkan masa simpan produk pangan, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Seminar ini adalah langkah awal dalam merancang solusi yang berkelanjutan untuk masalah ketahanan pangan di tingkat lokal,” ujar salah satu pembicara.
Kegiatan kosabangsa di Desa Samangki berjalan dengan lancar, mulai dari sosialisasi pelaksanaan kosabangsa, pelatihan pembuatan asap cair, briket & pupuk serta pelatihan e-commerce. Mitra Desa Samangki berterima kasih kepada DRTPM Kemendikbudristek, Tim Kosabangsa Universitas Islam Makassar dan Universitas Negeri Makassar. Semoga produk yang dihasilkan berupa Asap Cair, Briket dan Pupuk Organik dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat Desa Samangki
Kegiatan ini mencerminkan komitmen para ahli dan praktisi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta memberikan kontribusi yang nyata dalam memajukan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Semoga hasil seminar ini dapat menjadi landasan untuk implementasi solusi-solusi yang lebih luas dan efektif dalam menjaga ketahanan pangan di Indonesia.
