Makassar, 26-27 September 2024 – Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar (UIM), Dr. Ir. Sarifuddin Muddin, S.T., M.T., menghadiri undangan dari LLDIKTI Wilayah IX dalam acara Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) mengenai Pengembangan Profesi Karier dan Tri Dharma Dosen Tahun 2024. Acara yang berlangsung selama dua hari di Swiss-Belhotel Makassar ini dihadiri oleh berbagai pimpinan perguruan tinggi di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Diskusi Kelompok Terpumpun ini membahas beberapa isu penting yang menjadi fokus perhatian LLDIKTI, terutama terkait aturan baru Penilaian Angka Kredit (PAK) bagi dosen dan pengembangan aplikasi untuk mendukung administrasi karier dosen. Beberapa agenda utama dalam diskusi ini antara lain:

  1. Aturan Baru PAK (Penilaian Angka Kredit)
    LLDIKTI Wilayah IX memaparkan regulasi baru terkait Penilaian Angka Kredit yang berfokus pada pengembangan profesi dosen. Aturan ini mencakup penilaian kinerja dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan aturan baru ini, diharapkan dosen dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang akademik dan non-akademik. Dr. Ir. Sarifuddin Muddin, S.T., M.T., menyambut baik aturan baru ini dan mengungkapkan pentingnya transparansi dan kejelasan dalam proses penilaian. “Aturan baru PAK ini memberikan panduan yang lebih jelas bagi dosen dalam mengembangkan karier akademik mereka. Kami di Fakultas Teknik UIM akan berupaya memfasilitasi para dosen untuk memenuhi persyaratan ini dengan lebih baik,” ujar beliau.
  2. Sosialisasi Aplikasi Sijapung ke Sister
    Dalam rangka mendukung digitalisasi proses penilaian dan pengembangan karier dosen, LLDIKTI Wilayah IX juga melakukan sosialisasi mengenai transisi dari aplikasi Sijapung (Sistem Informasi Jabatan Fungsional Dosen) ke Sister (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi). Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan dosen dalam mengelola data terkait karier, penelitian, publikasi, serta aktivitas Tri Dharma lainnya. Dengan hadirnya aplikasi Sister, seluruh data dosen diharapkan dapat terintegrasi dan lebih mudah diakses oleh pihak LLDIKTI maupun institusi terkait. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang cara penggunaan aplikasi tersebut serta perbedaannya dengan Sijapung.

Dr. Ir. Sarifuddin Muddin, S.T., M.T., menyatakan bahwa aplikasi Sister ini akan memberikan kemudahan bagi para dosen di Fakultas Teknik UIM dalam mengelola kegiatan Tri Dharma dan mendokumentasikan capaian-capaian akademik. “Integrasi sistem ini akan sangat membantu dosen dalam proses administrasi dan pelaporan, sehingga fokus kita bisa lebih diarahkan pada peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian,” tambahnya.

Acara Diskusi Kelompok Terpumpun ini diakhiri dengan sesi tanya jawab serta diskusi terbuka antara peserta dan tim LLDIKTI Wilayah IX. Dekan Fakultas Teknik UIM juga menyampaikan aspirasi dari dosen-dosen UIM terkait tantangan dan kendala yang dihadapi dalam pengembangan karier dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan dihadiri oleh berbagai pimpinan perguruan tinggi, acara ini memberikan wawasan baru serta komitmen untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, terutama dalam hal pengembangan karier dosen dan pemenuhan standar Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Leave a Comment