Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia melaksanakan workshop peningkatan tata kelola jurnal ilmiah terakreditasi bertempat dihotel arthama makassar, Kamis 20/6.
Sebanyak 20 peserta menghadiri kegiatan workhsop yang dilaksanakan selama 2 hari dari pengelola jurnal yang telah terakreditasi sinta salah satunya adalah Iltek Journal Teknologi yang dikelola fakultas teknik universitas islam makassar yang di wakili oleh wakil dekan bidang akademik dan penelitia Ir. Rizal Syarifuddin. ST. MT. IPM.
Saat ini khusus dilingkup fakuktas teknik terdapat 6 jurnal penelitian dan 2 jurnal pengabdian masyarakat, dan di tahun 2024 jurnal dilingkup FT UIM sudah terakreditasi sinta 5 yaitu Iltek Journal dan Just-me Teknik Industri. Kita akan fokus mengembangkan jurnal khususnya di bawah fakultas teknik universitas islam makassar demi terwujudnya keunggulan akademik. Ujar Rizal Syarifuddin
Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendikbud RI diwakili oleh Ketua Pokja Pengelolaan Jurnal Ilmiah Prayogo, dalam sambutannya kedepan peringkat akreditasi sinta jurnal akan berubah mengikuti instrumen baru terkait akreditasi jurnal, untuk sinta 1 dan sinta 2 akan terhitung sebagai jurnal international, sinta 3 dan sinta 4 sinta nasional dan sinta 5 dan sinta 6 menjadi jurnal lokal. Ujar Prayoga
Dalam kegiatan worshop tersebut dilakukan bedah jurnal untuk bidang eksakta dilakukan oleh Prof. Andi Irpan dari Universitas Hasanuddin, dari beberapa jurnal yang ada belum begitu tajam menemukan gap analysis dalam setiap publikasi di jurnalnya, saya baru menemukan di Iltek Jurnal setiap artikelnya sudah menuliskan state of the art dan gap analisisnya itupun masih belum tajam, jadi perlu kedepan dipertajam, jadi sebeleum di publish bisa di cek bisa dibagian akhir paragraf pendahuluan biasanyan di tuliskan state of the art. Ujar Andi Irpan
Jadi untuk akreditasinya meningkat sebaiknya iltek sudah menggunakan bahasa inggris, supaya bukan hanya dibaca oleh indonesia saja tetapi bisa dibaca seluruh dunia. Ujar Andi Irpan
