MAKASSAR – Civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar (UIM) menyampaikan turut berduka cita dan keprihatinan mendalam atas bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dini hari.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, pada kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir oleh BMKG pada pukul 07.30 WIB. ([BMKG][1])

Atas musibah tersebut, Fakultas Teknik UIM menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada masyarakat NTT, khususnya keluarga korban dan seluruh masyarakat yang terdampak. Civitas akademika juga mendoakan agar masyarakat yang menghadapi bencana diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan.

Dekan Fakultas Teknik Sampaikan Belasungkawa

Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar, Dr. Ir. Saripuddin Muddin, S.T., M.T., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT.

“Atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan kepada seluruh masyarakat yang terdampak serta keluarga yang sedang menghadapi musibah ini.”

Dekan Fakultas Teknik juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat pentingnya kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.

“Kami berharap masyarakat NTT diberikan kekuatan untuk menghadapi situasi ini dan proses penanganan serta pemulihan dapat berjalan dengan baik. Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak dan terus membangun kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Dorong Kepedulian dan Kesiapsiagaan Bencana

Bencana gempa bumi kembali mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia merupakan wilayah yang memiliki aktivitas kegempaan tinggi. Karena itu, selain memberikan dukungan moral kepada masyarakat terdampak, peningkatan pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana juga menjadi hal penting.

Sebagai bagian dari perguruan tinggi, Fakultas Teknik UIM memandang ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki peran penting dalam mendukung upaya mitigasi bencana, termasuk dalam aspek perencanaan bangunan, infrastruktur, sistem peringatan dini, serta edukasi kebencanaan.

Fakultas Teknik UIM juga mengajak seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memperoleh informasi kebencanaan melalui sumber resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

BMKG sendiri mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada setelah berakhirnya peringatan dini tsunami, sekaligus mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. ([BMKG][1])

Doa untuk Masyarakat NTT

Civitas akademika Fakultas Teknik UIM berharap masyarakat NTT yang terdampak bencana dapat segera mendapatkan penanganan dan bantuan yang diperlukan.

“Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan untuk bangkit serta memulihkan kembali kehidupan setelah bencana,” demikian pesan Fakultas Teknik UIM.

Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar menyampaikan turut berduka cita dan mendoakan keselamatan serta ketabahan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Leave a Comment