MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) mengikuti Rapat Pembahasan Kerja Sama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan Perguruan Tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan.
Delegasi Universitas Islam Makassar dipimpin langsung oleh Rektor UIM, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., didampingi Wakil Rektor I Dr. Ir. Ahmad Hanafie, S.T., M.T., IPM., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Saripuddin Muddin, S.T., M.T., Ketua LPMI Dr. Ir. Suradi, S.T., M.T., C.IQA., Dekan Fakultas Hukum, serta Kepala Pusat Kerja Sama dan Promosi Kampus UIM.
Rapat tersebut membahas rencana kerja sama strategis antara ATR/BPN dan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan yang akan dipusatkan dan dilaksanakan di Kampus Universitas Islam Makassar pada 15–16 Juni 2026. Kegiatan tersebut akan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan instansi pemerintah dalam bidang agraria, pertanahan, dan pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu hasil utama rapat adalah kesepakatan untuk melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Islam Makassar dan ATR/BPN Sulawesi Selatan, yang akan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum UIM dengan ATR/BPN Sulawesi Selatan.
Selain agenda kerja sama kelembagaan, kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan peringatan Haul Syekh Yusuf Al-Makassary, sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama besar Sulawesi Selatan yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam penyebaran nilai-nilai keislaman dan perjuangan bangsa.
Dalam pembahasan rapat juga disepakati pengembangan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang melibatkan mahasiswa perguruan tinggi bersama ATR/BPN dalam mendukung program-program pertanahan dan tata ruang di masyarakat. Selain KKN Tematik, berbagai kegiatan kolaboratif lainnya juga akan dikembangkan sebagai bagian dari implementasi kerja sama antara ATR/BPN dan perguruan tinggi.
Rektor UIM, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menyampaikan kesiapan Universitas Islam Makassar untuk menjadi tuan rumah kegiatan yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.
“Universitas Islam Makassar sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan untuk menjadi pusat pelaksanaan kegiatan kerja sama ATR/BPN dengan perguruan tinggi. Ini merupakan peluang yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kompetensi mahasiswa,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik UIM, Dr. Ir. Saripuddin Muddin, S.T., M.T., menyatakan bahwa kerja sama ini akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa, khususnya dalam bidang pemetaan, tata ruang, teknologi informasi geospasial, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Fakultas Teknik siap mendukung berbagai program yang akan dijalankan bersama ATR/BPN, baik dalam bentuk pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, maupun kegiatan kemahasiswaan,” ungkapnya.
Rapat berlangsung dalam suasana konstruktif dan menghasilkan sejumlah kesepakatan awal yang akan ditindaklanjuti dalam pelaksanaan kegiatan pada 15–16 Juni 2026. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara ATR/BPN dan perguruan tinggi dapat semakin erat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, peningkatan literasi pertanahan, serta pembangunan yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
